Jumat, 2008 Mei 02

Q .. _12th

Aku tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat sederhana.. Dalam pendidikan, mereka sangat disiplin dan selalu ingin yang terbaik untuk aku (otomatisss..). Seperti yang aku sebutkan pada posting sebelumnya, dimana aku dilahirkan di Dili, maka akupun menjalani masa-masa kecilku di kota itu..Dili, Timor Lorosae.. Bermula dari Sekolah Dasar, saat itu usiaku baru 4 th (Kebetulan aku gak masuk Taman Kanak-kanak, kata mereka aku sudah pintar membaca dan menulis pada saat itu), karena ayahku seorang pengajar (pak guru) di SDN 01, maka akupun bersekolah di tempat yang sama dengannya. tapi aku sendiri selama sekolah gak pernah menjadi siswinya, katanya supaya aku gak manja punya ayah sebagai guru di sekolah. akupun gak pernah diistimewakan oleh guru-guru yang lain hanya karena mereka tau aku anaknya " Pak Hadi ". Hanya sampai kelas 4 SD aku satu sekolah dengan ayahku. Lalu dengan alasan agar aku tidak terlalu lelah karena sekolah yang lumayan jauh, aku kemudian pindah di SD yang dekat dengan rumahku, bahkan hanya di antarai satu rumah dan dinding pembatas. Saat itu aku tumbuh menjadi seorang anak manis dan sedikit manja.. mungkin karena sampai saat itu (kelas 4 SD) aku masih menjadi anak tunggal,, sampai setelah ibuku menjalani sebuah operasi kecil,,dan...

Akhirnya aku memiliki seorang adik perempuan (nuakaaaaalnya minta ampunnnn), mungkin karena dia merasa bahwa dia " Si Kecil " dan sebagai kakak aku selalu dituntut untuk mengalah walaupun dia salah..(Grrrrhhhh....). Tapi itu yang membuat aku lebih sabar dan lebih manissss ( huahahaha....).

Eits... kembali ke kelas 4..!! Trus aku menamatkan pendidikanku di SD pindahan itu yaitu SDN 07 dengan hasil yang memuaskan.



Aku lalu melanjutkan pendidikanku ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di salah satu sekolah menengah pertama favorit di Dili yaitu SMPN 01. 3 tahun menjalani hari-hari sebagai remaja yang beranjak dewasa...sangat menyenangkan,, dengan semua kisah dan cerita yang menggelitik jika diterawang lagi..ada sahabat, teman bahkan mulai mengenal " Cinta Monyet " ( huahahaha.... ). Akhirnya dengan semua itu, dan setelah melewati proses "wajib" di sekolah, alhamdulillah aku lulus dan sekaligus meninggalkan teman, sahabat dan semua kisahnya, karena aku melanjutkan sekolah menengah atasku di kota kelahiran ibuku..( hiks..). Sampai sekarang aku gak pernah lagi tau tentang teman dan sahabat-sahabatku itu..




SMA..... the greatest story.. awal pendaftaran, sebenarnya aku sudah terdaftar sebagai salah satu murid di SMUN 5 Makassar, tapi karena ada sesuatu dan lain hal, maka aku mengambil tawaran dari saudara ibuku untuk sekolah di daerah tempat tinggalnya. Dan.... pilihan-Nya jatuh pada SMUN 02 Sengkang... sekolah yang memberikanku begitu banyak kisah. Mulanya, aku ditempatkan di kelas 16 , tapi hanya beberapa minggu, lalu aku pindah ke kelas 11 , karena memang namaku seharusnya di kelas ini. Makhluk-makhluk cerdas di tempatkan disini, aku juga gak tau kenapa aku ditempatkan disini, mungkin karena Pa' KepSek meramalkan akan ada banyak kisah indah dan bermanfaat buat SMADA yang akan terjadi dengan kehadiranku yang biasa-biasa aja dan gak terlalu pintar ini..( ssstttt....!!!!!) ... Aku mengenal makhluk-makhluk-Nya yang begitu sempurna di kelas ini. Dari yang begitu pemalu, hingga yang "PEDE" banget sampe malu-maluin..(he..), tapi mereka semua cerdas.. itu yang gak malu-maluin !!!. Selain itu banyak juga makhluk-makhluk dari kelas lain yang aku kenal. Mereka semua sangat ramah. Masa-masa indah maupun sedih tercipta selama aku menjadi siswi di sekolah ini. Juga dengan "kisah_kasih di sekolah" yang terjalin.. (Hmm...suit..suit...!!). Tapi sayangnya, hanya kurang lebih 2 tahun aku mengukir kisahku di SMADA, dengan segala kisah dan cerita yang ternyata gak manfaat sama sekali buat SMADA, tapi cuma sepenggal kisah yang penting untuk diingat buat aku dan sebagian isi SMADA..( ?? ). Lalu aku melanjutkan kepindahanku ke kota Makassar tepatnya di SMUN 07 Makassar.. Di sekolah ini gak begitu banyak kisah yang nyangkut di hatiku sampai aku lulus.. walaupun gak boleh dipungkiri ada kisah yang tertulis dalam "diary"ku. Ini juga mungkin karena waktuku untuk mengenal para personilnya cukup singkat.. 1 tahun lebih, dan ... setelah melewati tahap-tahap penting, akhirnya aku dinyatakan lulus dalam ujian akhir dan menyandang predikat alumnus SMUN 07 Makassar..


NeXt.. "Q"

... Hmm... Tamat SMU (2001), aku ingin melanjutkan pendidikanku setingkat lebih tinggi lagi dengan mencoba mengikuti UMPTN di Makassar. Setelah mengikuti test masuk, hasilnya aku gak lulus (..hiks..). Tapi aku gak mau terlarut dengan keadaan. Akhirnya aku memutuskan untuk berlibur sejenak di kota Malang. Sekitar sebulan lebih aku menghirup segarnya udara di kota itu, lalu aku kembali ke makassar.. Aku kembali di kota ini dengan gak berdiam diri tanpa aktivitas. Aku mengikuti berbagai kursus diantaranya komputer ma bahasa linggis..eh, inggris. Setelah itu aku mengikuti bimbingan belajar untuk kembali mengikuti UMPTN. Kurang lebih 3 bulan aku mengikuti "BimBel" yang diadakan oleh KMP ( kerukunan Mahasiswa Pinrang) yang berlokasi di BTN. Asal Mula. Disini lagi-lagi aku memperoleh banyak teman baru yang mayoritas berasal dari daerah Pinrang, padahal aku sendiri sama sekali gak punya darah Pinrang.. Lokasi rumah siswa putra dan putri terpisah. Tapi kalo diluar jam belajar, siswa putra sering mengunjungi kami karena katanya di rumah putri banyak "Bekalnya" (Dasar !!). Banyak hal yang terjadi selama aku bersama mereka, mulai dari belajar hingga jam 2 dini hari, nonton "Meteor Garden" yang saat itu merupakan tontonan yang lagi trend di kalangan remaja, walaupun aku cuma ikut-ikutan karena aku gak terlalu suka dengan para tokohnya (daripada sendiri di rumah,, hiii'..), etc.. Hari menuju UMPTN semakin dekat..kamipun lebih intensif belajar, sampai akhirnya tiba hari untuk test seleksi UMPTN.. selesai. Kemudian sebulan setelahnya diumumkan hasil dari test tersebut, dan kembali lagi namaku tidak ada dalam daftar nama-nama yang lulus test (hiks.....................). Tapi aku gak putus asa karena masih ada test untuk program diploma dan ekstension. Aku mengikuti kedua test tersebut karena kebetulan waktu testnya gak bersamaan. Dan alhamdulillah,, aku lulus dalam 2 program test itu, tapi aku lebih memilih mendaftar ulang pada program ekstension, karena jurusannya sedikit lebih aku pahami.


Aku akhirnya terdaftar sebagai salah satu mahasiswi di jurusan Farmasi Program Ekstensi Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2002. Awal perkuliahan semuanya berjalan lancar, waktu kuliahpun masih pagi sampe siang hari. Akupun mengenal beberapa teman dari suku yang sama denganku, bahkan satu daerah. Tingkat sosial kamipun berbeda-beda, tapi gak ada yang mayoritas dalam kelas. Semester pertama terlewati dengan baik karena hanya mata kuliah dasar yang dipelajari. Lalu masuk semester kedua dengan mata kuliah yang lebih spesifik lagi. Ini adalah awal mula perjuanganku dengan teman-teman. Jadwal praktikum pada pagi hingga siang hari (kadang senin sampe minggu non stop, untung cuma ada 7 hari di dunia,, ampuuuunnn deh !!!). Kemudian dilanjutkan di tempat yang berbeda kuliah siang sampe malam hari, membuat fisik yang gak terbiasa dengan kegiatan seperti ini, menjadikan berat badanku turun drastis hingga hampir 10 kg..(fiuuuuh...). Hampir gak ada waktu untuk istirahat setelah pulang kuliah malam, hanya beberapa jam memejamkan mata, lalu terbangun karena ada laporan yang harus diselesaikan, walaupun sebelum mengerjakannya aku biasa suka nangis terisak-isak dulu melihat tumpukan jurnal itu, tapi akhirnya kukerjakan juga. Mulai dari ketik manual (dengan kebisingan tradisionalnya yang membuat tetangga bangun), komputer (membuat air mataku menetes..), hingga tulis tangan (hampir membuat jari-jariku berubah menjadi ibu jari semua,,,bahkan ayah, ibu dan adikku turut serta membantu menulis agar jari-jariku tak "patah", walaupun hampir). Semuanya terkadang dikumpul pada waktu yang bersamaan sampai-sampai kalo gak bisa selesai dirumah, maka mesin ketik manualpun harus dibawa serta ke kampus (PEDE aja lagi,, anggap aja bawa Laptop..he..). GILA!!, tapi menyenangkan.. Semester-semester selanjutnya tetap sama, tapi cara menyikapinya sudah lebih santai, lagian ada "CoLap" koq, jadi meniru dikit gak apa-apa dunk... Kl ada waktu luang pun aku dan sahabat-sahabat dekatku sering rekreasi melepas kepenatan walaupun sesaat, paling gak stressnya gak numpuk!. Semuanya terlewati juga..semester 7, gak ada praktikum sama sekali, karena pada semester-semester sebelumnya udah aku "borong" kecuali satu dimana harus diambil pada semester 8.
Beruntung aku memiliki sahabat-sahabat yang "Sempurna"............





Semester 7 ini "Full Fun" with my best friend and family !!, rasanya seperti kembali di semester 1.. kami menikmati setiap waktu kosong perkuliahan dengan makan, jalan, ato hanya sekedar ngumpul di rumah salah seorang dari kami. Semuanya mengalir dengan gak lupa untuk mencari judul skripsi apa yang akan dijadikan penelitian akhir nantinya. Masuk semester 8, tetap seperti biasa walaupun ada satu praktikum wajib yang harus dilewati yaitu Sediaan Steril (the Grand Ma' of the practikum..hiiii atuuuut...). Tapi akhirnya lewat juga.. dan aku bisa sedikit bernafas lega sebelum serius melakukan penelitian.



Akhirnya aku menemukan sebuah judul penelitian setelah beberapa kali menggantinya. Judul itu kuperoleh dari salah seorang dosen wanita yang katanya paling "Cantik" diantara dosen-dosen wanita di jurusan. Mungkin karena keramahan dan senyum yang selalu ia ciptakan dan disebar "gratis" tanpa melihat kedudukan sosial mahasiswa/i tersebut, sehingga banyak yang mengagumi dan menyayanginya. Apalagi ditambah dengan tingkat pendidikannya yang pada usianya dimana masih muda dan "cantik", ia sudah menyelesaikan program S3 di Jerman.. (Wooow.. great woman isn't she?!.. ). Terlepas dari dosen "cantik" itu, akupun dalam beberapa bulan bisa menyelesaikan penelitianku, dengan melewati proses bimbingan dari para pembimbing yang memiliki karakter yang berbeda. Ada yang sangat "welcome", seperti ibu "cantik" itu, ada yang santai sampai-sampai ia jarang memeriksa skripsi (TA) ku dengan cermat, bahkan ada yang super!!!, gak tau super apa, aku susah mendefinisikannya, karena dosen pembimbingku yang satu ini kadang acuh, kadang peduli, bahkan terkadang gak menganggap ada yang menunggunya untuk "konsultasi" skripsi. Akupun sering dibuatnya menunggu hingga berjam-jam, bahkan pernah dari pukul 10 pagi aku duduk depan ruangannya dan pada pukul 18.30 petang baru aku di suruh masuk. Padahal cuma mau minta tanda tangan (Grrrrrrhhhhhhhh.....). Gila gak tuh!!. dan bukan cuma aku, semua anak bimbingannya geram dengan sikapnya.. Tapi ya gitu deh, biar gimana juga dia dan meraka adalah pembimbingku, aku wajib dan sangat berterima kasih pada mereka. Sangat melelahkan, tapi aku bisa melewati semuanya, yang juga tak lepas dari dukungan orang tua, dan sahabat (You'll the best !!!!). Seminar proposal terlewati dengan lancar, begitupun dengan seminar hasil,,(tetap dengan Degup jantung yang lari marathon..).. sambil menunggu proses persuratan untuk ujian sidang selesai, kurang lebih hampir 1 tahun aku bekerja sambil belajar di apotik sebuah Rumah Sakit khusus di makassar,, banyak ilmu dan pengalaman kerja yang aku dapatkan disana, termasuk orang-orang di dalamnya...






Thank's 4 all sist' ....








Dan akhirnya saatnya untuk ujian sidang (the last!) ..


Berkat doa dan semangat dari orang-orang terkasih, aku berhasil melewati semuanya (walaupun sampe malam,, rekor tuh!! ujian sampe malam,, hehehe..)
Dan gelar Sarjana Farmasi pun aku sandang yang insya Allah bisa berguna paling gak untuk lingkungan terdekatku...

















And the moment is...






































































Selasa, 2008 April 29

" Q "




Dilahirkan di sebuah kota yang terletak di ujung timur Indonesia (Doeloe !!! ... sampe taon 1999) . Di DiLi , Kamis, 01 Desember 1983 , dengan dibantu oleh tim medis yang handal, alhamdulillah aku lahir dengan sempurna dan cukup sehat... Yang kemudian seorang pria tampan bernama Hadi Siswanto S. dan seorang wanita ayu bernama Salawaty Djumadi memberikanku sebuah nama indah sebagai identitasku kelak..

" Ike WuLandari ZaLdy "